Selasa, 31 Juli 2012

MENGHITUNG EVAPOTRANSPIRASI DENGAN LYSIMETER DRAINASE SEDERHANA

PENGERTIAN

Laju evapotranspirasi dapat diestimasi dengan beberapa pendekatan/ metode atau dapat diukur secara langsung. Pengukuran evapotranspirasi diukur secara langsung dengan Lysimeter. Unsur yang diamati adalah besarnya penguapan yang berlangsung pada sebidang tanah yang bervegetasi.

Pengukuran evapotranspirasi / evapotranspirasi potensial pada sebidang tanah yang bervegetasi adalah dengan mempergunakan alat yang disebut evapotranspirometer atau disebut juga Lysimeter. Alat ini berupa sebuah bejana yang cukup besar diisi tanah dan ditanami. Lysimeter adalah alat untuk mengukur evapotranspirasi sebidang tanah bervegetasi secara langsung.



Gambar 1. Contoh lysimeter sederhana

Kamis, 07 Juni 2012

TAWARAN SOLUSI ISLAM TERHADAP GLOBAL WARMING

Pengertian Pemanasan global

Pemanasan global / Global warming adalah kejadian meningkatnya temperatur rata- rata atmosfer, laut dan daratan bumi. Temperatur rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat sekitar 0,18 °C selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, “sebagian besar peningkatan temperatur rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia melalui efek rumah kaca."


Gambar 1. Fakta kenaikan suhu secara global

Kamis, 31 Mei 2012

PENGERTIAN PALEOKLIMATOLOGI

Paleoklimatologi adalah studi tentang perubahan iklim yang diambil pada skala dari seluruh sejarah bumi. Menggunakan berbagai ilmu bumi dan alam sebagai prokurator untuk memperoleh data yang sebelumnya tersimpan di dalamnya (misalnya : batuan, sedimen, lapisan es, lingkaran pohon, batu karang, kerang dan fosil mikro. Kemudian menggunakan catatan ini untuk menentukan kondisi masa lalu iklim bumi berbagai daerah dan sistem atmosfernya.

Paleoklimatologi memiliki implikasi yang luas terhadap perubahan iklim sekarang. Para ilmuwan sering mengkaji perubahan lingkungan di masa lalu dan keanekaragaman hayatinya untuk merefleksikan situasi di masa kini dan secara khusus dampak iklim terhadap kepunahan massal dan pemulihan biota.

Para ahli paleoklimatologi menggunakan berbagai macam keahlian untuk sampai pada teori dan kesimpulan mereka.
  • Glasier dan kubah es banyak digunakan sebagai sumber data dalam paleoklimatologi. Es pada glasier mengeras dalam pola yang dapat diidentifikasikan, dimana setiap tahunnya meninggalkan suatu lapisan penciri pada inti es.
  • Dendrokronologi merupakan ilmu mengenai penentuan umur kayu dan fosil-fosil kayu berdasarkan lingkaran tumbuhnya.
  • Lapisan sedimen telah diteliti, terutama yang berada pada dasar danau dan lautan. Karakteristik dari tumbuhan, binatang, dan serbuk sari yang terawetkan, serta perbandingan isotop memberikan informasi.
  • Lapisan batuan sedimen memberikan pandangan yang lebih padat mengenai iklim, dikarenakan lapisan batuan sedimen berumur ratusan ribu sampai jutaan tahun. Para ilmuan bisa mendapatkan pegangan mengenai iklim jangka panjang dengan mempelajari batuan sedimen yang dapat berumur sampai dengan milliaran tahun.. Pembagian sejarah bumi menjadi beberapa periode terpisah umumnya berdasarkan perubahan yang terlihat pada lapisan batuan sedimen yang membatasi perubahan kondisi utama. Sering kali hal ini termasuk perubahan utama pada iklim



Selasa, 29 Mei 2012

ZONA MUSIM YANG BARU DI KALIMANTAN SELATAN

Zona musim (ZOM) adalah daerah yang pola hujan rata-ratanya memiliki perbedaan yang jelas antara musim kemarau dan musim hujan. Daerah-daerah yang pola hujan rata-ratanya tak memiliki perbedaan yang jelas antara musim kemarau dan hujan disebut Non ZOM. Luas suatu wilayah ZOM tak sama dengan luas suatu wilayah administrasi pemerintahan.


Menurut Standar Normal yang baru (1981-2010) dengan proses clustering maka Kalimantan Selatan mempunyai 10 Zona Musim (ZOM) dan 1 daerah Non ZOM. Daerah Non ZOM ini didapatkan dari sebagian daerah Zona Musim 173 dan 174 yang dulu.